Senin, 29 April 2013

Buat Yang Ngambek, hoho

basmalah..
assalamu'alaikum wr wb..
mentang-mentang mood nulis udah baik, tumben banget ngeposting lebih dari satu dalam waktu bersamaan. mimpi ape lu, nindyaaa? haha
well, gue bakal ngeposting salah satu puisi. tapi ini bukan puisi gue. ini puisi yang ada di salah satu buku yang baru gue dapetin dari ayah gue kemaren. bigthanks buat ayaaah. muah!
sebenernya gue gak mau ngeposting ini. tapitapitapiii..
ada salah satu abang gue yang pengen banget ni puisi. buat nyari aweweq yang bakal jadi mba gue katanya. haha.
*errr~
tadinya sih, gue beneran gak mau ngepublish ini.. tapi tadi si abang ngambek. abisnya gue gak mau bacain ulang ni puisi. gak mau ngirim via tulisan apapun. *bandelmodeon* haha
gatau kenapa, jadi kasian sama si abang. yaudah gue tulisin deh.
nih special buat abang gue yang lagi ngambek.
jeng jeeeng...



IBUKU DALAM DIRIMU
@Irf_Journey


Duhai kekasihku yang aku cintai...
Ketika aku dilahirkan dari Rahim Ibuku..
Ketika itu pula separuh nyawanya sedang berada pada genggaman Tuhan...

Dan ketika aku lahir, ketika itu pula suara tangisku
ialah nyanyian paling merdu di telinganya...
Rasa bangga, rasa aman di dalam dirinya...
bahwa di hari tua kelak..
akulah orang yang akan menjaganya...

aku dibesarkan dengan cinta, keringat,
pengorbanan dan air mata...
ia rela menggadaikan sisa hartanya...
ia rela melakukan apa saja...
jika itu, ialah untuk aku.

Dengan begitu kekasihku, kau pasti sudah paham...
betapa besar cintanya kepadaku...
dengan begitu, kau pasti paham...
bagaimana caranya ia menjaga air mataku...

Ia yang mengenalkan aku pada kebahagiaan...
sebelum aku meminta,
ia sudah lebih duluan memberi...
sebelum aku berrsedih,
ia sudah lebih duluan menangis...
sebelum aku berdo'a,
ia sudah lebih duluan berdo'a kepada-NYA...

Engkau tahu kekasihku...
Dalam do'a-do'aku yang selalu aku
bincangkan sebelum bertemu denganmu?
"Tuhan, cintakan aku kepada seseorang yang
begitu cintanya ia pada ibuku, agar aku
mencintainya lebih lama dari selamanya."

Mungkin kita ialah sepasang kekasih yang
tidak sengaja dipertemukan...
tapi aku percaya... ibuku juga mendo'akan
seperti do'aku...
 dan dijabah oleh Tuhan...

Hingga membuat kau percaya, "Jika luka bagian
dari kesedihan, berarti mencintaimu satu-satunya
alasan aku menerjemahkan kebahagiaan."

Cintailah Ibuku...

Dengan begitu kau akan mencintai kesedihanku,
sebahagianya engkau mencintai Ibumu

Cintailah Ibuku...

Dengan begitu, kau akan tahu, seberapa tabahnya
aku mencintai kesedihanmu...

Cintailah Ibuku Kekasihku...

Dari sanalah, aku melihat ketulusan, aku
merasakan kesetiaan...


well, jeng jeeeng..
itu tuh puisinyaaa.
jangan ngambek-ngambek laaagi yee,,
jelek tau. haha
udah ah.
wassalamu'alaikum wr wb
^_^