Minggu, 02 Desember 2018
Esok untuk Latifa Widiannisa
Diposting oleh Najma Az Zahra di 21.04 0 komentar
Label: Istimewaaaaa
Kamis, 10 Mei 2018
Saya.........menikah?
Allah yuftah alaikum. Barakallahu fiikum wa tabarakallah.
Untuk saudariku tercinta.
Diposting oleh Najma Az Zahra di 23.28 0 komentar
Label: Istimewaaaaa, PurpleChoki
Sabtu, 25 Maret 2017
Untuk malaikat-malaikat Sorong yang ditinggalkan..
Diposting oleh Najma Az Zahra di 23.46 2 komentar
Label: Istimewaaaaa, PurpleChoki
Kamis, 25 Juni 2015
24 Juni yang ke 19 Kalinya

Diposting oleh Najma Az Zahra di 10.31 0 komentar
Label: Episode~ku, Istimewaaaaa
Minggu, 24 Mei 2015
Salam rindu..
Karena, rindu itu tidak terukur dari
jarak.
Tapi, karena rasa sayang serta selalu
ingin bersama. Langsung ataupun
tidak.
Dan, salah satu bagian dari kata rindu juga bahagia dalam setiap detik hari-hari ku itu...kalian. iya, kalian tiga orang yg disetiap postinganku aku selalu mengatakan tiga orang jelek yang ngangenin!
Thanks for being here, kakak-kakak jelek ♥
Dari kami. Oleh kami. Untuk kalian.
Salam rindu, hndrndy..
Yogyakarta, 22 Mei 2015
^_^
Diposting oleh Najma Az Zahra di 04.13 0 komentar
Label: ANA's mission, Episode~ku, Istimewaaaaa, PurpleChoki
Senin, 04 Mei 2015
Anak Pantai (?)

Diposting oleh Najma Az Zahra di 09.40 0 komentar
Label: Episode~ku, Istimewaaaaa, PurpleChoki
Selasa, 23 Desember 2014
Duapuluhdua desember yang berbeda..
Anak macam apa aku ini. Makanan yang kau sediakan di atas meja tak lantas membuatku peduli kabarmu saban hari. Maaf ya,
terucapkan, aku hanya bisa menyesal.
Apa aku boleh bertanya? Bagaimana bentukku saat aku keluar dari rahimmu? Aku penasaran, Ma. Hanya bisa kubayangkan sakitnya. Dari situ pikiranku melanglang: ketika 9 bulan membawaku, hal-hal ganjil apa saja yang kulakukan terhadapmu? Bagaimana perasaanmu ketika tahu rasa sakitmu sebagai ibu tak hanya kau derita saat melahirkan saja?Dari situ aku bisa mengerti, betapa sabar dirimu selama ini.
“Aduh, ntar beli aja di sana. Berat tauk ma!”
Bolehkah aku bertanya tentang impianmu saat muda dulu? Ketika umur 5, 10, atau seumurku, cita-cita apa yang sebenarnya bunda gantungkan? Dokterkah, layaknya anak-anak pada umumnya? Atau malah bunda punya cita-cita yang lebih unik, seperti fotografer dan penulis buku?
Aku melihatmu sebagai seorang pekerja keras. Bahkan tugas-tugas rumahan sebenarnya menyedot banyak tenaga dan waktu luang. Pagi-pagi sekali, bunda harus bangun untuk memasak sarapan. Selanjutnya, bunda harus menyiapkan peralatan sekolahku dan adik2. Bunda harus berbelanja agar di rumah ada yang bisa dimakan. Kadang, kalau aku sedang rajin aku akan berusaha membantumu semampuku. Iya, bunda banyak bertanya. Pertanyaan bunda pun sebenarnya selalu sama: “Sudah makan belum?”, “Sudah sholat?” Kalau aku menjawab “belum”, nada bicaramu langsung berubah dan sifat cerewetmu mulai keluar.
Terima kasih sudah memutuskan memilikiku. Terima kasih sudah memperkenalkanku pada dunia. Terima kasih sudah mengajarkanku apa arti perjuangan.
Aku bersyukur bisa berkenalan dengan bunda. Tersenyumlah, bun.
Anakmu.
Diposting oleh Najma Az Zahra di 10.56 0 komentar
Label: Episode~ku, Istimewaaaaa, PurpleChoki
Kamis, 18 Desember 2014
Surat Untuk Sekolahku...
walau raga ini tak sedang disisimu saat ini. walau tak hadir langsung memeriahkan peringatanmu. walau tak ikut menorehkan cerita secara langsung di tahun ini, namun di jarak kita yang berjauhan saat ini, aku akan selalu mempedulikanmu, dan berharap mereka yang saat ini sedang disisimu, mereka bisa jauh lebih memedulikanmu dari kami yang sedang berada jauh disini. peduli kami, terlalu peduli.
X 4
XI IPA 1
XII IPA 1
Diposting oleh Najma Az Zahra di 09.46 0 komentar
Label: Episode~ku, Istimewaaaaa, PurpleChoki
Senin, 07 April 2014
My Lovely Brother
Bismillah..
Selamat Shubuhaaaan untuk wilayah Kekeri dan sekitarnya. Hehe
kali ini gue mau ngeshare sesuatu yang singkat tentang semalen. Iya, obrolan gue sama adeq kandung gue, Restu.
Ini kisahnya di kamar gue. Disela-sela gue belajar. Obrolan singkat tapi ngena bangeeet. Tumben kamu gini, deq.
A: Mba, kapan mba UN?
N: Minggu depan deq. Kenapa?
A: trus mba berangkat kapan?
N: *diamtanpakata...
A: jawab mba. Kapan mba berangkat?
N: beberapa hari habis UN, deq
A: lama?
N: mungkin..
A: apeeee. ndaq mba ajak adeq? Sama siapa mba berangkat?
N: kan adeq sekolah. Masa mau ijin. Mba berangkat sendiri deq.
A: apeeee
N: loh kenapa lagi?
A: cepetnya mba berangkat. Knpa mba brgkt kesana? Kenapa ndaq disini aja? dong ndaq ada yg nemenin adeq rebutan apapun. Ndaq ada yg ditanyain, kok mba belum pulang?
N: *jleb. Diem*
Trus adeq gue langsung keluar kamar gue. Ah deeeq, bahasamu keren. Mentang lagi masa puber ye? Haha.
Deq, Kamu bisa jadi orang paling ngeselin. Ngemalesin. Nyenengin. Sering ngaduin ke bapak mama. Tapi kamu bisa jadi yang paling memahami mba. Makasi ya buat obrolannya. Mungkin kamu ngerasa obrolan kita biasa aja. Tapi mba ndaq deq. Makasi banyak ya, sayang. Loveyou!
^_^
Diposting oleh Najma Az Zahra di 04.35 0 komentar
Label: Istimewaaaaa
Sabtu, 15 Maret 2014
14 yang ke-18
Diposting oleh Najma Az Zahra di 13.00 0 komentar
Label: Istimewaaaaa

















