Kamis, 25 Juni 2015

24 Juni yang ke 19 Kalinya

bismillah. assalamu'alaikum wr wb
well, selamat tanggal 24 Juni yang ke 19 kalinya Ahmad Fadhlurrohmaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan!
mungkin kalian yang baca ini bakal ngira saya ada apa-apa sama cowok ganteng satu ini. ya emang ada apa-apa sih. hehehe
eitssssssssss, nononononono. ini bukan seperti yang kalian kira dan pikirkan.
jadi dia adalah sahabat, abang, partner, adek, dokter,penasehat, saudara dan everything yang gak bisa saya tulis lagi.
dia. fadel namanya. tapi saya manggilnya Bapak.
tuh kan, pasti bakal ngira ada apa-apa lagi. nggak kok nggaaaak. si Bapak ini sudah ada yang punya kok. hehe
apa? cemburu? brokenheart? dimadu? atau apalah namanya. nggak kok, sama sekali nggaaaaaaaaak. saya kenal dia dari jaman SMP. tapi pas SMP, cuma sekedar kenal. kita beda kelas dan pergaulan kami berbeda. hehe
well, masuk ke SMA, kami kenal dari jaman kelas X. dari sebuah organisasi. dan puncak kedekatan kami itu pas kelas XI. yaps, seperti yang kalian tau.
asal usulnya sih pas pelantikan Ketua dan Wakil Ketua Osis 2012/2013 SMA Negeri 3 Mataram. saya manggil dia Bapak Ketos. lha dia malah manggil saya Ibu Waketos. yang makin lha nya, temen-temen dan adek kelas kami malah ikutan manggil kami Pak-Bu -________-
kalo sebut nama Fadel, satu kata buat dia PELIT. ups, tapi kalo menurut dia itu HEMAT.
makhluk yang satu ini labil banget. jadilah saya dan Dwi (member of FND) menjadi penasehatnya.
fadel ini udah dianggep anak sama orangtua saya. khususnya mama. fadel itu selalu ditanyain kalo gak main ke rumah.
"Mbak, fadel mana? suru makan kesini."
"mbak, ini jajannya lebih. bawain buat fadel ya."
"mbak. ajakin fadel makan dirumah ya"
"fadel kemana mbak? ini mama buat jajan kesukaaannya."
"fadel suka jajannya? iya ntar mama bikin lagi."
dan itu baru kalimat mama. belom yg dari bapak. sebenernya kalimat itu ada nama Dwi nya, tapi berhubung ini postingan tentang fadel, jadi..................................... *skip hehe
dan kita deket ya bukan seperti yg lainnya. maksudnya bukan seperti yg kalian pikirkan.
saya posting ini soalnya hari ini dia milad. tadinya mau nelpon si tapi gak ada pulsa. hehe. jadinya ya nulis ini aja.

bismillah..
selamat tanggal 24 Juni yang ke 19 kalinya, Bapak Ketua Osis kesayangan.
semoga sisa umurnya berkah dan bermanfaat. makin tua makin dewasa dan makin hemat ya, tapi jangan pelit.
jangan labil lagi pak, gak ada saya sama uwik. hihi
banyakin dzikir sama ibadahnya ya. jangan lupa sama tugasnya jadi abdi negara yang baik dan mengabdi pada masyarakat. sukses trus. dan saya siap menyaksikan kamu berdiri sebagai Konsulat Jendral Indonesia untuk UK.
sampai jumpa di kesempatan selanjutnya ya. kita bongkar alam Indonesia bareng uwik.
FND membongkar keindahan Indonesia. haha rada alay yak *maap*
lovemissyou, si hemat kesayangaaaaaaaan

dan terakhir, sebelum tulisan ini ditutup, beberapa minggu yang lalu dia sempet main ke Jakarta. dan nyulik saya buat nemenin dia jalan-jalan seharian. kasian, katanya udah 5 kali main ke Jakarta, tapi baru pas sama saya dia bisa jalan-jalan. duh pukpuuuuk.semoga menyenangkaaaan. tungguin saya yang minta ditemenin jalan-jalan di bandung ya.

udahan ya, sampe sini dulu tulisannya.
sekali lagi Fadel itu udah jadi sahabat, abang, partner, penasehat, dokter, adek, dan masih banyak lagi.
afwan wa jazakumullahu khoyron katsir..
^_^

 
 almamater kebanggaan di sekolah kesayangan yang memberikan banyak kenangan

 edisi Kota Tua

kitanya abis nyari komodo di Ragunan




Minggu, 24 Mei 2015

Salam rindu..

Karena, rindu itu tidak terukur dari
jarak.
Tapi, karena rasa sayang serta selalu
ingin bersama. Langsung ataupun
tidak.
Dan, salah satu bagian dari kata rindu juga bahagia dalam setiap detik hari-hari ku itu...kalian. iya, kalian tiga orang yg disetiap postinganku aku selalu mengatakan tiga orang jelek yang ngangenin!
Thanks for being here, kakak-kakak jelek ♥
Dari kami. Oleh kami. Untuk kalian.
Salam rindu, hndrndy..
Yogyakarta, 22 Mei 2015
^_^

Selasa, 12 Mei 2015

Sebelum Saya Pergi

Basmalah..

Assalamu’alaikum wr wb..
Bica tentang umur, saya tidak tau umur saya sampai kapan. Saya tidak tau berapa detik lagi saya diberi waktu untuk menjalani petualangan ini. Bahkan saya tidak tau berapa lama saya akan melihat senyuman orang yang sayangi.
Saya manusia biasa yang tak tau akan jadi apa nantinya. Saya tidak tau apakah kehidupan yang saya sayangi ini akan berakhir dengan bahagia tau malah sebaliknya.
Tapi, saya pengen. Ketika akhir dari petualangan saya di dunia ini, saya tidak melihat air mata mereka. Iya, mereka orang-orang yang terlanjur terlalu saya sayangi. Bahkan lebih dari itu. Saya hanya ingin mereka melepas saya dengan sebuah senyuman. Iya, senyuman manis dari bibir manis mereka.
Iya, terlalu berlebihan mungkin. Tapi, detik ini. Ketika saya mulai menuliskan kata demi kata di lembaran ini. Dan mungkin ketika kalian membaca ini, saya sedang merasakan sesuatu yang tidak seharusnya saya rasakan. Entah harus menggambarkannya seperti apa, namun perasaan ini sudah mengusik saya selama 42 hari ini.
Dan, sebelum saya pergi..
Terlalu banyak hal yang ingin saya lakukan.
Terlalu banyak hal yang ingin saya dapatkan.
Terlalu banyak hal yang sama sekali tak ingin saya sia-siakan.

Sebelum saya pergi, saya ingin  membuat dan melihat mereka tersenyum. Senyuman itu terlalu berharga untuk saya. Saya tak ingin melewatkan senyuman itu walau sedetikpun.
Sebelum saya pergi, saya ingin kalian kembali seperti dulu. Iya, seperti dulu sebelum saya masuk dan mungkin mengusik hubungan kalian.
Sebelum saya pergi, saya ingin apa yang sudah saya pijak dan saya lakukan di sekolah dan bahkan kampus saya itu jauh lebih baik lagi.
Sebelum saya pergi, maaf kan kesalahan anakmu ini.. Ma..Pak.. kesalahan yang terlalu banyak bahkan tak terhitung. Ijinkan saya melihat senyuman dari wajah penuh perjuangan itu untuk yang terakhir kalianya.
Sebelum saya pergi, saya ingin bermanja-manjaan dengan kamu. Iya, kamu kakak terbaik yang selalu ada untuk saya. Kapanpun dimanapun. Kakak yang selalu membuat saya tersenyum, bahkan kakak yang selalu membuat saya mengeluarkan airmata dengan gampangnya.
Sebelum saya pergi, saya ingin mandi hujan. Bercerita banyak pada Langit Malam serta Langit shubuh dengan segala panorama keindahan yang dimilikinya. Menikmati pelangi. Menyambut Sunset dan Sunrise di pantai. Menikmati chokichoki, Cadbury, moccafloat, dan ice cream..
Dan terakhir..
Sebelum saya pergi, maaf dan terimakasih untuk setiap hal yang sudah kalian lakukan untuk saya. untuk setiap tinta yang sudah kalian lukiskan di kehidupan saya ini. Saya terlalu sayang kalian.
Sampai jumpa di kehidupan selanjutnya, kehidupan abadi.. semoga…
^_^