Sabtu, 03 Januari 2015

Efek Pak Anton

Assalamu'alaikum wr wb
Waaah tahun baru, harusnya dengan semangat baru.
Semalem tahun baru pertama di tanah rantauan. Yaps, di kampus. bareng keluarga besar STMKG. Dan yang pasti Lalokers Community alias Klimatologi I.
Seru banget acaranya, seriusan deh. Dan yang paling menarik itu pas salah satu dosen muda kami yang baca puisi.
Seketika semua merinding, larut dalam suasana.
Yang baca puisi itu namanya Bapak Anton Widodo
Mau tau?
Ini puisi yang dibacain beliau...


Cintaku Padamu, oh Fisika…(versi alfa)

Archimedes dan Newton takkan
mengerti
Medan magnet yang berinduksi di
antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup
merumuskan E = mc 2
Pertama kali bayanganmu jatuh tepat
di fokus hatiku…
Nyata,tegak,dan diperbesar dengan
dioptri lensa maksimum
Bagai tetes minyak Millikan jatuh di
ruang hampa
Cintaku lebih besar dari bilangan
avogadro…
Walau jarak kita bagai matahari dan
Pluto saat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu
berinterferensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna
tanpa gaya pemulih
Atau kopel gaya dengan kecepatan
angular yang tak terbatas
Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak
terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku = 1/2 mv 2
Hukum kekekalan energi tak dapat
menandingi kekekalan di antara kita
Lihat hukum cinta kita: Momen cintaku
tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik
equilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau
momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita.....STMKG

semalem Pak Anton baca puisinya diiringi alunan merdu piano yang dimainin sama salah satu senior kami. Makin bikin kami yg denger larut dalam suasana.
Hayooooo lho yang semalem denger puisi Pak Anton trus seketika langsung suka fisika siapaaa? Angkat tangaaaan. Hohoho

0 Comments: