Jumat, 29 Juli 2016

Hai, Masa Lalu!

bismillah..
apa yang kamu rasakan ketika kamu seperti tertarik ke masa lalu? seakan masa lalu itu kembali menyapamu. memutarkan setiap detik yang pernah terlewatkan. persis seperti film dokumenter yang terputar tanpa tahu siapa yang mengarahkan. menyisakan rasa sesal yang belum juga bisa hilang seiring detik waktu yang semakin berlalu. 
masa lalu yang sedari dulu seperti sudah terlupakan sampai hal terkecil, tetapi seketika tanpa disadari dia kembali datang menyerbu hati dan pikiranmu. masa lalu yang sedari dulu ingin kamu ajak berdamai, namun tak disangka ia juga bisa merubah sikapmu dan menyadarkan khalayak ramai ada yang aneh dalam dirimu.
masa lalu yang mungkin masih meyisakan kisah yang belum juga usai. yang lagi-lagi ternyata belum bisa diajak berdamai. rasa bersalah akan masa lalu menghampirimu dan seakan meminta untuk diselesaikan. tetapi tak semudah itu. seperti meniup debu di atas meja. karena tentu saja jika tidak dibersihkan dengan benar, maka akan selalu ada debu yang masih tersisa. seperti menyisakan rasa yang menyesakkan dada. ah, sungguh ketidaknyamanan yang sempurna.

Jumat, 22 Juli 2016

Always Be My King 💕

ada seorang lelaki yang di hidupku. menawarkan cinta luarbiasa. bahkan gak ada kata yang bisa melukiskan rasa cintanya. aku gak bakal lupa, lelaki itu selalu mengingatku, di setiap detik perjuangannya. Lelaki yang selalu ada disetiap waktu aku membutuhnya. Yang selalu ngasi kehangatan dan kenyamanan tanpa harus diminta. Yang selalu berjuang demi orang terkasih. Yang gak peduli peluh membasahinya, gak peduli hujan ataupun panas terik, semua dilakukannya. Yang selalu berkorban demi kebahagiaanku. Yang gak pernah ngeluh dikala aku nakal. Yang selalu mengingatkan sholat, ngaji, berdo'a, makan, dan jaga kesehatan. Yang selalu membela walau aku salah. Yang selalu gengsi nangis didepanku. Yang selalu menuruti apa mauku, tanpa peduli ia harus berjuang lebih giat untuk memenuhinya. Yang selalu mau dibangunin tengah malam demi sharing hal-hal organisasi. Bahkan sampai hal sepele dan ga penting banget. Yang selalu gak mau keliatan sedih di depanku. Yang selalu nahan amarahnya, biar aku gak sakit hati padahal hatinya jauh lebih sakit. Yang selalu ngajak kencan ke kfc demi moccafloat disetiap aku bete. Yang selalu siap dengan segudang motivasinya tiap aku sedang down. lelaki yang jarang mau nelpon duluan padahal kangennya udah membuncah memenuhi hati. lelaki yang jadi inspirasi utama disetiap perjuangan. yang selalu tetep senyum didepanku, walau rasa lelah pun lelah menyapanya. dan yang paling berharga bagiku dia adalah Lelaki yang selalu siap dengan sejuta cinta, kasih sayangnya, dan gak bakal nyakitin perasaanku..

Bapak, mungkin suatu saat akan ada seseorang yang mendatangimu, berjanji akan berusaha menjaga dan menyayangiku. tapi, siapapun itu, gak akan pernah ada yang bisa menggantikan Bapak. karena Bapak akan selalu menjadi Raja dalam hidup anakmu ini, Pak.

Bapak...sekarang anak sulungmu ini hanya bisa berdo'a untuk memelukmu, berusaha megobati qalbu yang semakin membiru karena rindu. berusaha untuk tetap kuat dan tegar disetiap waktu, semoga Bapak sehat selalu...

Rabu, 13 Juli 2016

Di-php-in? Gak lah yaaa!

Makasih banget buat si adek yang udah ngasi ide buat nulis ini... *muchlove 
ada banyak hal yang gak segampang itu buat dipahami. gak semuanya bisa dilogikakan. toh, kita diciptakan bukan hanya dengan logika. tapi masih ada hati dan perasaan yang Tuhan kasi untuk kita.
Jadi, gak perlu semua hal diselesaikan dengan emosi. Kalo kita mau sedikiiit aja lebih pake hati, pasti gak bakal ada kata dendam. Ayolah, persaudaraan kita jauh lebih asik kan kalo tawa canda bahagia kita sama-sama. 
Oh iya, ekspektasi dan php. Dua hal ini yang sering banget kita denger. Jadi, ada apa sih senenernya sama dua kata yang sedang hits banget ini?
Pasti kita pernah ngerasain kan di-php-in. Dan itu rasanya gimanaa? Emm...sakit...kecewa...galau..dan yang lainnya yang bikin sengsara kan yak? *ciaaan,pukpuk 
Dan kalo udah gitu, kita bakal ngambek ke orang yang ngephpin itu. Yaelah, ini drama banget kan yak? *mukapolos
Menurut aku nih ya, sebenernya itu salah kita. Lho kok kita? Ampuuun, aku nya jangan dilempar kursi ya. Hoho
Iya, rasa di-php-in itu bakal ada kalau kita nya yang berekspektasi tinggi. Kelewat berharap. Dan parahnya kita berharapnya ke manusia. Wah, pelanggaran nih..
Kalo gak mau ngerasa kecewa dan kawan-kawannya, mendingan kita gak usah berekspektasi ajaa. Jangan berharap yang tinggi-tinggi, biar kalo jatuh gak sakit. 
Trus kalo berharap, ya jangan ke manusia. Tapi ke Tuhan ajaaa. Jauh lebih menyenangkan, menenangkan, plus gak bakal ngerasain kecewa, seriusan deh. Pecaya deh. Ciyuuus. Enelaaan. Aku ndak boong *nyengirpolos

Yuk, kita sama-sama cobain. Biar kita sama-sama bisa deket sama Tuhan yang gak bakal php-in kita, yang bakal selalu ada bareng kita. Kapanpun dan dimanapun. Percaya deh *senyummanis