Sabtu, 25 Mei 2013

Dia Bidadariku #1

Matahari mulai menampakkan sinarnya. burung-burung pun berkicau bersahutan menyambut datangnya pagi. ah pagi yang indah.

tak hanya burung yang bersuka cita menyambut datangnya pagi, namun ada seorang gadis cantik yang menggunakan jilbab birunya yang tak kalah cerianya menyambut indahnya pagi. tak henti-henti ia mengucap syukur pada-Nya.

Reni. gadis 19 tahun berparas cantik dengan jilbab syar'i kebanggaannya. ia sekarang tengah menjajaki pendidikan D3 nya di salah satu universitas negeri di Bandung. tak sedikit yang kagum akan kecantikan Reni. tapi lebih dari sekedar kecantikan paras, lebih dari itu, Reni memiliki kecantikan akhlak yang luar biasa. satu lagi, reni adalah perantau. Reni ngekost. tapi itu yang membuat Reni menjadi lebih sederhana di mata orang.  tak heran Reni memiliki banyak teman. hampir semua warga kampusnya mengenal Reni. Reni juga menjadi dambaan setiap ikhwan. subhanallah.

"Ren, kamu liat laporanku yang di kursiku tadi gak?" tanya Nadia, sahabat kecil Reni.
"waduh, afwan Nad, aku sama sekali gak liat. aku asyik banget baca bukunya Bang Salim. afwan Nad. emang tadi kamu tinggal dimana laporannya?" jawab Reni sambil menghentikan membaca buku favoritnya.
"tadi aku taruh di atas tasku Ren. aku tinggal ke toilet bentar, eh malah gak ada sekarang. duuuh gimana doong?"
"tenang Nad. insyaAllah ntar ketemu kok. sini aku bantuin nyari."
"syukron Ren."

mereka berdua sibuk mencari laporan Nadia. tugas itu adalah tugas terakhir sebelum mereka libur tenang. akhir bulan ini mereka ujian akhir semester 2. satu persatu kursi mereka amati. setiap sudut tak lepas dari pandangan mereka.

"gini deh Nad, kita mencar aja. kamu nyari di dalem. aku coba nyari di luar. siapa tau ketemu. gimana?"
"iya deh Ren, sekali lagi makasih ya..."

Reni sibuk mencari laporan di depan kelasnya. vas bunga dan tong sampah pun tak luput dari pencariannya. dengan terus berusaha dan berdo'a, reni berharap laporan sahabatnya itu bisa segera ditemukan.

"assalamu'alaikum, ukhti...." sapa seorang ikhwan yang disambut dengan penuh kekagetan oleh reni.
"wa'alaikumussalam wr wb.."
"maaf mengganggu, saya hanya ingin bertanya..."
"oh iya, gak papa. silahkan."
"apakah ukhti mengenal yang punya laporan ini? tadi saya menemukan ini di depan toilet. saya pikir ini penting, jadiii........" tanya ikhwan tersebut sambil menyodorkan sesuatu.

reni pun tak kalah serius memperhatikan laporan tersebut. Nadia Anggraini Putri. iya, tidah salah, itu laporan Nadia, itu yang dicarinya sejak tadi. dengan antusias, reni pun menjawab..

"wah alhamdulillah. iya ini milik teman saya. kami mencari ini sejak tadi. syukron, akh.."
"alhamdulillah, iya sama-sama. kalau begitu saya pamit. assalamu'alaikum wr wb.." 
"oh iya, silahkan. sekali lagi terimakasih. wa'alaikumussalam wr wb.."
sang ikhwan pun pergi dengan melepas senyuman kepada Reni. ada sesuatu yang reni rasakan. namun reni tak ingin syetan menggodanya. cepat-cepat reni beristighfar sambil mendatangi Nadia yang masih terlihat bingung dan panik mencari laporannya. 

"nih Nad, laporanmu. lain kali jangan teledor ya.." ucap reni dengan penuh senyuman yang disambut wajah kaget namun bahagia dari Nadia.
"wah, alhamdulillah.. makasi Ren. kamu nemu dimana laporanku?"
"tadi apa ikhwan yang memberikan ini kepadaku. katanya sih ketemu di depan toilet."
"apa? siapa? kamu kenal nggak?"
"nggak Nad. aku gak sempet nanya namanya tadi. lupa. hehe"
"nahlhoooo.. apa jangan-jangan kamuuuu..................hahaha"
jleb! seketika itu Reni merasakan sesuatu yang aneh, ntah apa. yang Reni sendiri pun tak mengerti..
*apa ini yang namanyaaaaaa.................astaghfirullah...* ucap reni dalam hati.




Bersambuuung..
tunggu kelanjutannya yaaah
^_^

Jumat, 24 Mei 2013

With My Ocet

assalamu'alaikum wr wb..
selamat paaagii... wah ini hari jum'at yaaaa...
hari yang paling ditunggu-tunggu sama kelas XII...
HARI PENGUMUMAN KELULUSAAAAAAN!!!!!!
tapitapi, alhamdulillah 425 siswa smanti LULUS SEMUAAAA!!!!
selamat buat kakak-kakaknya...
^_^

tapi..
salah target ini namanya..
daritadi pantengin TL, beranda, G+ isinya tentang kelulusan.. keren siih. tapimalahgueyangmewek -_- gubrak!
gue tiba-tiba ngeflashback waktu-waktu gue bareng dia. bareng kakak ocet gue. kakak yang baweeeeelnya masyaAllah... haha
banyak banget yang udah gue lakuin bareng dia. yang seneng ada, yang sedih ada. tinggal pilih. haha
yang paling berkesan sih setiap hujan. selalu.hihi

well.... 
gue gak ngerti yaaaa kenapa gue bisa sesayang ini sama elu.
elu lebih gede dari gue,tapi malah gue yang khawatirin elu. bukannya seharusnya elu yang ngejagain gue yaaa??? *faktorocetkali, hahangakakin
haiiii, ocetku sayaaaaang *peluk
wah, sudah lulus ya? 
selamaaaaaaaaaaat ^_^ 
tapi, gue gak bakal ketemu elu lagi yaa tiap hari di sekolah..
mm trus yang gue peluk tiap hari ketemu siapa? yang ngemanjain gue di sekolah siapa? yang nemenin gue maen saling ngomel tanda perhatian siapa? yang bakal denger keluhan tentang organisasi gue siapa? yang bakal nyeritain tentang dua orang yang sama-sama disayang siapa? yang setiap cerita pasti ngeliatin dan ngebacain WA sama sms siapa? yang nemenin gue ngeflashback setiap hujan siapa? yang gue ejekin siapa? yang gue kepo-in setiap ketemu siapa? yang nemenin gue nangis di masjid siapa? yang nemenin gue nikmatin ujan di sekolah siapa? yang bakal nampung airmata gue di sekolah siapa?
siapa kak siapaaaaaaaaaa?
duh kakak, i miss you, alindadesytrisnakusuma :')

last photo with my ocet *pelukcium*


NB:
Kita masih punya 2 planning yanng belum dilakuin kak... haha

Senin, 29 April 2013

Buat Yang Ngambek, hoho

basmalah..
assalamu'alaikum wr wb..
mentang-mentang mood nulis udah baik, tumben banget ngeposting lebih dari satu dalam waktu bersamaan. mimpi ape lu, nindyaaa? haha
well, gue bakal ngeposting salah satu puisi. tapi ini bukan puisi gue. ini puisi yang ada di salah satu buku yang baru gue dapetin dari ayah gue kemaren. bigthanks buat ayaaah. muah!
sebenernya gue gak mau ngeposting ini. tapitapitapiii..
ada salah satu abang gue yang pengen banget ni puisi. buat nyari aweweq yang bakal jadi mba gue katanya. haha.
*errr~
tadinya sih, gue beneran gak mau ngepublish ini.. tapi tadi si abang ngambek. abisnya gue gak mau bacain ulang ni puisi. gak mau ngirim via tulisan apapun. *bandelmodeon* haha
gatau kenapa, jadi kasian sama si abang. yaudah gue tulisin deh.
nih special buat abang gue yang lagi ngambek.
jeng jeeeng...



IBUKU DALAM DIRIMU
@Irf_Journey


Duhai kekasihku yang aku cintai...
Ketika aku dilahirkan dari Rahim Ibuku..
Ketika itu pula separuh nyawanya sedang berada pada genggaman Tuhan...

Dan ketika aku lahir, ketika itu pula suara tangisku
ialah nyanyian paling merdu di telinganya...
Rasa bangga, rasa aman di dalam dirinya...
bahwa di hari tua kelak..
akulah orang yang akan menjaganya...

aku dibesarkan dengan cinta, keringat,
pengorbanan dan air mata...
ia rela menggadaikan sisa hartanya...
ia rela melakukan apa saja...
jika itu, ialah untuk aku.

Dengan begitu kekasihku, kau pasti sudah paham...
betapa besar cintanya kepadaku...
dengan begitu, kau pasti paham...
bagaimana caranya ia menjaga air mataku...

Ia yang mengenalkan aku pada kebahagiaan...
sebelum aku meminta,
ia sudah lebih duluan memberi...
sebelum aku berrsedih,
ia sudah lebih duluan menangis...
sebelum aku berdo'a,
ia sudah lebih duluan berdo'a kepada-NYA...

Engkau tahu kekasihku...
Dalam do'a-do'aku yang selalu aku
bincangkan sebelum bertemu denganmu?
"Tuhan, cintakan aku kepada seseorang yang
begitu cintanya ia pada ibuku, agar aku
mencintainya lebih lama dari selamanya."

Mungkin kita ialah sepasang kekasih yang
tidak sengaja dipertemukan...
tapi aku percaya... ibuku juga mendo'akan
seperti do'aku...
 dan dijabah oleh Tuhan...

Hingga membuat kau percaya, "Jika luka bagian
dari kesedihan, berarti mencintaimu satu-satunya
alasan aku menerjemahkan kebahagiaan."

Cintailah Ibuku...

Dengan begitu kau akan mencintai kesedihanku,
sebahagianya engkau mencintai Ibumu

Cintailah Ibuku...

Dengan begitu, kau akan tahu, seberapa tabahnya
aku mencintai kesedihanmu...

Cintailah Ibuku Kekasihku...

Dari sanalah, aku melihat ketulusan, aku
merasakan kesetiaan...


well, jeng jeeeng..
itu tuh puisinyaaa.
jangan ngambek-ngambek laaagi yee,,
jelek tau. haha
udah ah.
wassalamu'alaikum wr wb
^_^