Matahari mulai menampakkan sinarnya. burung-burung pun berkicau bersahutan menyambut datangnya pagi. ah pagi yang indah.
tak hanya burung yang bersuka cita menyambut datangnya pagi, namun ada seorang gadis cantik yang menggunakan jilbab birunya yang tak kalah cerianya menyambut indahnya pagi. tak henti-henti ia mengucap syukur pada-Nya.
Reni. gadis 19 tahun berparas cantik dengan jilbab syar'i kebanggaannya. ia sekarang tengah menjajaki pendidikan D3 nya di salah satu universitas negeri di Bandung. tak sedikit yang kagum akan kecantikan Reni. tapi lebih dari sekedar kecantikan paras, lebih dari itu, Reni memiliki kecantikan akhlak yang luar biasa. satu lagi, reni adalah perantau. Reni ngekost. tapi itu yang membuat Reni menjadi lebih sederhana di mata orang. tak heran Reni memiliki banyak teman. hampir semua warga kampusnya mengenal Reni. Reni juga menjadi dambaan setiap ikhwan. subhanallah.
"Ren, kamu liat laporanku yang di kursiku tadi gak?" tanya Nadia, sahabat kecil Reni.
"waduh, afwan Nad, aku sama sekali gak liat. aku asyik banget baca bukunya Bang Salim. afwan Nad. emang tadi kamu tinggal dimana laporannya?" jawab Reni sambil menghentikan membaca buku favoritnya.
"tadi aku taruh di atas tasku Ren. aku tinggal ke toilet bentar, eh malah gak ada sekarang. duuuh gimana doong?"
"tenang Nad. insyaAllah ntar ketemu kok. sini aku bantuin nyari."
"syukron Ren."
mereka berdua sibuk mencari laporan Nadia. tugas itu adalah tugas terakhir sebelum mereka libur tenang. akhir bulan ini mereka ujian akhir semester 2. satu persatu kursi mereka amati. setiap sudut tak lepas dari pandangan mereka.
"gini deh Nad, kita mencar aja. kamu nyari di dalem. aku coba nyari di luar. siapa tau ketemu. gimana?"
"iya deh Ren, sekali lagi makasih ya..."
Reni sibuk mencari laporan di depan kelasnya. vas bunga dan tong sampah pun tak luput dari pencariannya. dengan terus berusaha dan berdo'a, reni berharap laporan sahabatnya itu bisa segera ditemukan.
"assalamu'alaikum, ukhti...." sapa seorang ikhwan yang disambut dengan penuh kekagetan oleh reni.
"wa'alaikumussalam wr wb.."
"maaf mengganggu, saya hanya ingin bertanya..."
"oh iya, gak papa. silahkan."
"apakah ukhti mengenal yang punya laporan ini? tadi saya menemukan ini di depan toilet. saya pikir ini penting, jadiii........" tanya ikhwan tersebut sambil menyodorkan sesuatu.
reni pun tak kalah serius memperhatikan laporan tersebut. Nadia Anggraini Putri. iya, tidah salah, itu laporan Nadia, itu yang dicarinya sejak tadi. dengan antusias, reni pun menjawab..
"wah alhamdulillah. iya ini milik teman saya. kami mencari ini sejak tadi. syukron, akh.."
"alhamdulillah, iya sama-sama. kalau begitu saya pamit. assalamu'alaikum wr wb.."
"oh iya, silahkan. sekali lagi terimakasih. wa'alaikumussalam wr wb.."
sang ikhwan pun pergi dengan melepas senyuman kepada Reni. ada sesuatu yang reni rasakan. namun reni tak ingin syetan menggodanya. cepat-cepat reni beristighfar sambil mendatangi Nadia yang masih terlihat bingung dan panik mencari laporannya.
"nih Nad, laporanmu. lain kali jangan teledor ya.." ucap reni dengan penuh senyuman yang disambut wajah kaget namun bahagia dari Nadia.
"wah, alhamdulillah.. makasi Ren. kamu nemu dimana laporanku?"
"tadi apa ikhwan yang memberikan ini kepadaku. katanya sih ketemu di depan toilet."
"apa? siapa? kamu kenal nggak?"
"nggak Nad. aku gak sempet nanya namanya tadi. lupa. hehe"
"nahlhoooo.. apa jangan-jangan kamuuuu..................hahaha"
jleb! seketika itu Reni merasakan sesuatu yang aneh, ntah apa. yang Reni sendiri pun tak mengerti..
*apa ini yang namanyaaaaaa.................astaghfirullah...* ucap reni dalam hati.
Bersambuuung..
tunggu kelanjutannya yaaah
^_^
"nih Nad, laporanmu. lain kali jangan teledor ya.." ucap reni dengan penuh senyuman yang disambut wajah kaget namun bahagia dari Nadia.
"wah, alhamdulillah.. makasi Ren. kamu nemu dimana laporanku?"
"tadi apa ikhwan yang memberikan ini kepadaku. katanya sih ketemu di depan toilet."
"apa? siapa? kamu kenal nggak?"
"nggak Nad. aku gak sempet nanya namanya tadi. lupa. hehe"
"nahlhoooo.. apa jangan-jangan kamuuuu..................hahaha"
jleb! seketika itu Reni merasakan sesuatu yang aneh, ntah apa. yang Reni sendiri pun tak mengerti..
*apa ini yang namanyaaaaaa.................astaghfirullah...* ucap reni dalam hati.
Bersambuuung..
tunggu kelanjutannya yaaah
^_^
0 Comments:
Post a Comment