Minggu, 06 Januari 2013

Yang Ku Rindu...



Sebuah cerita, sebuah episode, sebuah goresan kecil dari kanvas kehidupanku…



Rumaaaah.. sebuah tempat tinggal yang sangat istimewa untukku. Dimana aku bisa menemukan sebuah makna dari kalimat yang sering aku dengar. Bahagia itu sederhana. Sebuah tempat dimana aku bisa meluapkan segalanya. Tempat yang aku anggap sebagai surga duniaku. Apalagi disaat aku menyaksikan senyuman Ayah, Bunda, dan juga adikku. Aku benar-benar bahagia. Tapi semua itu DULU.


Kini, semua sudah tak seperti itu ku rasakan. Rumahku kini bagaikan tempat yang baru kutempati. Asing. Itu yang kurasa. Saat-saat bahagia yang kurasakan ditempat itu telah tiada.  Senyuman mereka tak dapat kulihat. Tawa mereka tak pernah lagi ku dengar. Tempat ini tak pernah lagi memberikan rasa nyaman untukku. aku tak tahu sudah sebanyak apa ku habiskan air mataku untuk hal ini. ini lah alasannya mengapa aku sering bosan dan cenderung lebih memilih ada di luar rumah.


Rumahku sudah seperti tempat tak berpenghuni. Sepi. Sunyi. Mati. Kemana kebahagiaan yang dulu kurasa? Apakah telah menghilang dan tak dapat kembali lagi? Kini, orang-orang yang selalu menemaniku telah tiada. Mereka sibuk dengan urusannya masing-masing. Dan bahkan tak lagi memedulikan keadaanku disini. Walau dalam keadaan sakit sekali pun.


Assalamu’alaikum yah.. ayah usil apa kabar? Yah, Dimana ayah yang dulu selalu mempedulikanku? Dimana ayah yang dulu selalu menggoreskan canda dan tawa diantara kami? Dimana ayah yang selalu punya waktu luang untuk kami? Dimana ayah yang selalu memberi segalanya dalam kehidupanku? Dimana senyuman ayah? Ayah, aku merindukan sosokmu…


Assalamu’alaikum Bunda.. Sedang apa dan dimana dirimu? Adakah kau merindukanku bunda? Masih bisa kah kulihat senyum manis diwajah cantikmu? Masih bisa kah ku dengar renyah suara tawamu? Masih bisakah kucicipi masakanmu yang menurutku masakan paling lezat yang pernah ada? Bunda, ingin ku peluk tubuhmu. Ingin kucium tangan dan pipimu. Bunda, kembalilah…


Assalamu'alaikum sayang.. pangeran kecilku apa kabar? Masih suka main PS? Masih suka main leptop sampai lupa makan dan mandi terus dimarah ayah bunda? Adek sudah makan? Beli ice cream kesukaan kita yuk dek. Cornetto item. Mau? Mba traktir deh. Semua begitu lucu dalam bayanganku. Seorang adik yang selalu jadi teman bertengkar setiap kali kami bertemu. Tetapi, aku selalu merindukannya. Aku sangat menyayanginya. Dek, temenin mba disini, mba kesepian…



Kini, semua hanyalah kenangan yang sampai kapanpun akan selalu menjadi cerita indah yang tersimpan dalam hati…


0 Comments: