Bismillah..
Assalamu’alaikum wr wb.
Entah sudah berapa lama blog ini
dibiarkan usang begitu saja. Maaf, sepertinya saya terlalu sok sibuk dengan
kehidupan baru saya. Hehe
Tangerang Selatan, 2 Desember 2014
Hujan. Kembali membasahi tanah
perantauanku. Tanah yang saat ini aku pijak untuk berjuang menuntut ilmu. Dini
hari yang dingin, suara air hujan yang jatuh ke atap kamarku sangat jelas
terdengar. Aroma tanah basah yang sangat khasnya membawaku jauh melintasi
sebuah kisah lama, yang masih sangat tersimpan di sudut hati. Jauh terbawa
melayang seakan sedang begitu jelas memandangi dua orang yang mungkin saat ini
terasa sangat jauh. Dua orang yang selalu aku sakiti hatinya, dua orang yang
tak pernah sedikitpun aku pedulikan keberadaannya, dua orang yang tak pernah
sama sekali aku Tanya bagaimana perasaannya dengan sikapku yang aku tau itu
sangat menyakiti mereka.
Hai kalian, apa kabar saat ini? Aku
rindu kalian. Terlalu rindu. Tapi aku malu untuk mengutarakan itu semua. aku terlalu canggung untuk sekedar bersikap seolah-olah tak ada apa-apa diantara kita. Aku
terlalu banyak salah ke kalian. Sikapku yang acuh keterlaluan menyakiti kalian.
Sikapku yang terkesan melupakan kalian itu sangat menyedihkan, bukan? Maaf
untuk segala kelakuanku.
Mungkin kalian berfikir, kemana saja
aku? Kemana aku disaat kalian membutuhkanku? Dimana aku ketika aku begitu banyak
mengenali orang baru? Entah. Aku pun tak tau jawabannya. Aku hanya bingung
bagaimana menempatkan diriku diantara kalian lagi. Ingin sekali bibir ini
memanggil nama panggilan sayangku untuk kalian. Namun, aku merasa tak pantas
lagi. Aku terlalu banyak membuat salah. Ingin sekali raga ini memeluk kalian,
kembali bersandar di bahu kalian, mencurahkan segala cerita demi cerita yang
aku lalui. Namun, lagi dan lagi aku merasa tak pantas. Jangankan untuk
memanggil kalian dengan panggilan sayangku, dan memeluk kalian, bersandar di
kalian. Hanya untuk sekedar menyapa dan berada diantara kalian aja aku merasa
tak pantas.
Maaf untuk segala kesalahanku. Maaf
untuk setiap kata, tingkah laku, sikap dan yang lainnya yang terlalu banyak
menyakiti kalian.
Ditengah derasnya suara air hujan,
ditengah semua memori tentang kita bertiga yang kembali terputar bak menonton
sebuah film, aku…seorang yang tak lagi pantas berada diantara kalian, dengan
segala hormat, mohon maaf untuk semuanya.
Ditemani memori yang masih bermain indah,
aku rindu kalian. Teramat rindu..
NB: ditulis dengan segala rasa rindu yang mengalir melalui airmata, dan ditemani sebuah lagu klasik dari Project Pop - Ingatlah Hari Ini..
NB: ditulis dengan segala rasa rindu yang mengalir melalui airmata, dan ditemani sebuah lagu klasik dari Project Pop - Ingatlah Hari Ini..
0 Comments:
Post a Comment