Selasa, 02 Desember 2014

Memori masa lalu..


Bismillah..
Assalamu’alaikum wr wb.
Entah sudah berapa lama blog ini dibiarkan usang begitu saja. Maaf, sepertinya saya terlalu sok sibuk dengan kehidupan baru saya. Hehe

Tangerang Selatan, 2 Desember 2014
Hujan. Kembali membasahi tanah perantauanku. Tanah yang saat ini aku pijak untuk berjuang menuntut ilmu. Dini hari yang dingin, suara air hujan yang jatuh ke atap kamarku sangat jelas terdengar. Aroma tanah basah yang sangat khasnya membawaku jauh melintasi sebuah kisah lama, yang masih sangat tersimpan di sudut hati. Jauh terbawa melayang seakan sedang begitu jelas memandangi dua orang yang mungkin saat ini terasa sangat jauh. Dua orang yang selalu aku sakiti hatinya, dua orang yang tak pernah sedikitpun aku pedulikan keberadaannya, dua orang yang tak pernah sama sekali aku Tanya bagaimana perasaannya dengan sikapku yang aku tau itu sangat menyakiti mereka. 

Hai kalian, apa kabar saat ini? Aku rindu kalian. Terlalu rindu. Tapi aku malu untuk mengutarakan itu semua. aku terlalu canggung untuk sekedar bersikap seolah-olah tak ada apa-apa diantara kita. Aku terlalu banyak salah ke kalian. Sikapku yang acuh keterlaluan menyakiti kalian. Sikapku yang terkesan melupakan kalian itu sangat menyedihkan, bukan? Maaf untuk segala kelakuanku.

Mungkin kalian berfikir, kemana saja aku? Kemana aku disaat kalian membutuhkanku? Dimana aku ketika aku begitu banyak mengenali orang baru? Entah. Aku pun tak tau jawabannya. Aku hanya bingung bagaimana menempatkan diriku diantara kalian lagi. Ingin sekali bibir ini memanggil nama panggilan sayangku untuk kalian. Namun, aku merasa tak pantas lagi. Aku terlalu banyak membuat salah. Ingin sekali raga ini memeluk kalian, kembali bersandar di bahu kalian, mencurahkan segala cerita demi cerita yang aku lalui. Namun, lagi dan lagi aku merasa tak pantas. Jangankan untuk memanggil kalian dengan panggilan sayangku, dan memeluk kalian, bersandar di kalian. Hanya untuk sekedar menyapa dan berada diantara kalian aja aku merasa tak pantas.

Maaf untuk segala kesalahanku. Maaf untuk setiap kata, tingkah laku, sikap dan yang lainnya yang terlalu banyak menyakiti kalian.
Ditengah derasnya suara air hujan, ditengah semua memori tentang kita bertiga yang kembali terputar bak menonton sebuah film, aku…seorang yang tak lagi pantas berada diantara kalian, dengan segala hormat, mohon maaf untuk semuanya.
Ditemani memori yang masih bermain indah, aku rindu kalian. Teramat rindu..




NB: ditulis dengan segala rasa rindu yang mengalir melalui airmata, dan ditemani sebuah lagu klasik dari Project Pop - Ingatlah Hari Ini..

0 Comments: